Minggu, 08 April 2018

4 Jenis Bahan Celana yang Cocok untuk Ibu Hamil

4 Jenis Bahan Celana yang Cocok untuk Ibu Hamil

Saat memasuki usia kandungan 6 minggu, Anda sudah harus mulai memperhatikan pakaian yang Anda pakai. Terutama bahan celana yang digunakan. Bahan yang kaku akan mempengaruhi perkembangan janin Anda. Ramadhan sale bisa Anda manfaatkan untuk mencari bahan celana yang cocok untuk ibu hamil. Tentunya dengan tawaran harga yang murah meriah dan pastinya berkualitas.

1. Bahan Jersey Basque atau Panel yang Banyak di Pasaran

Celana dengan bahan bahan jersey basque atau panel tidak sulit untuk ditemukan di pasaran.  Celana dengan bahan ini terasa lembut saat digunakan dan mudah longgar sehingga akan menyesuaikan dengan bentuk tubuh Anda.

Bahannya yang jatuh saat dipakai akan membuat Anda merasa nyaman dan leluasa untuk bergerak. Celana dengan hahan jersey ini terbuat pada umumnya terbuat dari jenis tekstil rajutan yang tahan lama untuk digunakan dan kelebihannya yang tidak mudah kusut.

2. Bahan Katun yang Unggul dan Nyaman Digunakan

Bahan celana ibu hamil yang cocok digunakan berikutnya adalah celana dengan bahan katun. Katun merupakan bahan celana yang terbuat dari serat kapas yang lembut. Kelebihan dari celana berbahan katun adalah bahan yang tidak mudah mengerut saat dicuci.

Selain itu celana berbahan katun tidak mengalami warna yang luntur, tidak panas digunakan sehingga Anda merasa nyaman, dan menyerap keringat. Meskipun dalam keadaan hamil, Anda tetap terlihat modis dengan menggunakan celana berbahan katun ini. Warna yang dimiliki celana ini juga tidak membuat Anda terlihat sedang hamil.

Tidak heran jika celana berbahan katun ini menjadi incaran ibu hamil pada umumnya. Bagi Anda yang pertama kali hamil, bisa mencoba menggunakan celana berbahan katun. Berhubung sebentar lagi ramadhan, maka Anda bisa mendapatkan celana ini dengan harga ramadhan sale.

3. Celana dengan Kain Spandex yang Tidak Cepat Melar

Celana dengan bahan spandex merupakan celana yang seratnya terbuat dari bahan sintetik. Anda bisa sejuk dan nyaman ketika menggunakannya. Bahan spandex juga memiliki kemampuan elastis untuk mengikuti bentuk tubuh Anda yang mulai membesar karena hamil.

Sifatnya yang elastis membuat celana ini awet dan tidak cepat melar. Anda juga perlu mengetahui bahwa celana dengan bahan spandex memiliki daya tahan yang kuat terhadap gosokan atau gesekan.

Bahan spandex juga memiliki kemampuan menyerap keringat yang tinggi sehingga sangat cocok dipakai oleh ibu hamil. Sebab dalam kondisi hamil metabolisme Anda akan menjadi lebih tinggi dari biasanya sehingga akan menghasilkan banyak keringat.

4. Kain Rayon yang Lebih Berkilau dan Tidak Mudah Kusut

Celana dengan bahan kain rayon sering disebut dengan kain sutra buatan ini memiliki kelebihan tidak mudah kusut dan berkilau saat digunakan. Kain yang berbahan dasar dari semi sintetik kayu yang kaya kandungan selulosa sangat nyaman digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.

Ramadhan akan datang sebentar lagi dan itu menjadi kabar bahagia untuk Anda para calon ibu yang akan menyambut kedatangan buah hatinya. Anda juga akan merasa bahagia karena bisa berbelanja perlengkapan bayi dengan harga ramadhan sale.

Kamis, 05 April 2018

Analisa Masalah Pertumbuhan Tinggi Badan Anak Laki-laki dan

Analisa Masalah Pertumbuhan Tinggi Badan Anak Laki-laki dan

Masa remaja adalah masa di mana tinggi badan dan segala perubahan organ seksual di tubuh mengalami proses tumbuh kembang.

Baik laki-laki dan perempuan, semuanya akan mengalami tahap ini sebagai titik puncak pertumbuhan, sebelum nantinya masuk ke usia dewasa.

Namun ternyata pertumbuhan antara anak perempuan dan laki-laki berbeda. Postur badan anak laki-laki umumnya menjadi lebih besar dan tinggi dibandingkan dengan perempuan.

Meski begitu, anak laki-laki juga mengalami masa berhenti tumbuh kok. Sebaiknya, ketahui kapan tinggi badan anak laki-laki berhenti tumbuh, agar kita bisa memaksimalkan pertumbuhannya.

Pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki sangat erat kaitannya dengan masa pubertas. Anak laki-laki yang telah memasuki masa pubertas, biasanya akan mengalami puncak pertumbuhan.

Di masa ini, si kecil akan tumbuh dengan pesat, maka itu kita butuh tahu kapan ia mengalaminya. Berdasarkan masa pubertasnya, anak laki-laki terbagi dalam dua kelompok yaitu:
  • Perkembangan cepat (Early matures), yang akan mulai pubertas sekitar usia 11 sampai 12 tahun
  • Perkembangan lambat (Late matures), mulai pubertas sekitar usia 13 atau 14 tahun

Meski satu kelompok mengalami puncak pertumbuhan duluan tapi hasil akhir dari kedua kelompok sama saja.

Dalam beberapa kasus, anak yang mengalami perkembangan lambat justru cenderung tumbuh lebih cepat karena ingin ‘membalas’ ketertinggalan sebelumnya dan akhirnya memiliki badan yang lebih tinggi.

Berapa lama masa puncak pertumbuhan terjadi?

Proses pubertas ini membutuhkan waktu 2-5 tahun, yang artinya selama masa tersebut tinggi badan masih bisa tumbuh dengan pesatnya hingga tinggi maksimal.

Contohnya, jika anak laki-laki mulai pubertas di usia 13 tahun, maka kemungkinan ia akan berhenti tumbuh tinggi dalam waktu 5 tahun setelahnya.

Waktu berhentinya tumbuh memang bervariasi tidak sama antara orang yang satu dengan lainnya. Namun begitu, kapan mulainya pubertas pada laki-laki ini lebih sulit dilihat dibandingkan anak perempuan sehingga kurang dapat diketahui secara pasti.

CDC (badan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika) mengatakan bahwa kebanyakan anak laki-laki akan berhenti tumbuh tinggi di usia 16-17 tahun, meski beberapa masih bisa tumbuh lagi hingga maksimal 18 tahun.

Sementara, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki sangat pesat terjadi ketika mereka berusia pada usia 14-15 tahun.

Berapa tinggi badan yang dapat dicapai oleh anak laki-laki saat remaja?

Anak laki-laki cenderung akan tumbuh sekitar 9.5 cm per tahun selama dalam masa pubertas. Jadi, tinggi badan anak laki-laki bisa bertambah sekitar 31 cm selama masa pubertas terjadi.
Jumlah pertambahan tinggi badan yang terjadi pada anak perempuan biasanya masih lebih rendah daripada angkat tersebut.

Jadi, ketika memasuki usia remaja, anak laki-laki akan tetap lebih tinggi ketimbang perempuan. Meski memang anak perempuan yang lebih dulu mengalami masa pubertas.

Mungkin kita melihat beberapa anak laki-laki terlihat lebih pendek dibandingkan dengan teman-teman perempuan yang seusianya.

Hal ini disebabkan karena anak perempuan sudah menjalani tahap pubertas duluan, sehingga mereka sudah mengalami masa puncak pertumbuhan. Namun jangan khawatir, anak laki-laki kita akan segera menyusul setelah ia memasuki pubertas.

Tumbuh Lebih Tinggi, Kakak Atau Adik?

Apa yang bisa menghambat pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki?

Ada beberapa kondisi tertentu yang bisa menghambat pertumbuhan anak, termasuk kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh kelenjar tiroid dan kurangnya hormon pertumbuhan.

Selain itu, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki tidak akan maksimal jika kita tak memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik. Waktu tidur dan aktivitas fisik juga telah terbukti dapat memengaruhi kecepatan pertumbuhan.

Anak yang mengalami kekurangan gizi tidak akan bisa tumbuh tinggi dan sekuat anak yang terpenuhi zat gizinya secara seimbang. Sementara anak yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas akan cenderung memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih rendah.

Maka itu, sangat penting untuk mengatur asupan makanan dan aktivitas fisik anak sedari kecil, supaya proses pertumbuhannya tetap optimal.

Lalu apakah hanya tinggi badan saja yang berhenti tumbuh?

Bagi anak laki-laki, salah satu tanda awal terjadinya pubertas adalah pertumbuhan testis dan rambut kemaluan.

Seperangkat alat kelamin laki-laki akan tumbuh dan berkembang sepanjang masa pubertas. Begitu pubertas selesai, pematangan alat kelamin ini pun sudah komplit.

Jika masa pubertas yang terjadi selama 4 tahun, maka alat kelamin akan tumbuh dan berkembang hingga sempurna selama 4 tahun tersebut.

Namun untuk ukurannya, dilansir dalam laman Healthline, setelah 1 tahun masa pubertas berakhir, penis dan testis masih bisa bertumbuh lagi 1 hingga 2 tahun ke depan.

Tak hanya itu, memasuki masa pubertas anak laki-laki juga akan mengalami banyak pertumbuhan rambut-rambut halus. Pada awalnya, rambuh halus ini muncul di area kemaluan dan kemudian di ketiak setelah satu tahun berikutnya.


Rambut di wajah dan bagian tubuh lainnya akan tumbuh juga 2 tahun setelah masa pubertas dimulai. Sama seperti perkembangan alat kelamin, timbulnya rambut-rambut akan cenderung berhenti saat masa pubertas juga berhenti.

50 Daftar Restoran Terbaik di Asia Thun 2018, Balik Termasuk Salah satunya

 50 Daftar Restoran Terbaik di Asia Thun 2018, Balik Termasuk Salah satunya

Penghargaan bergengsi untuk restoran-restoran terbaik di dunia, "The World's 50 Best Restaurant" kembali digelar tahun ini. Untuk kategori regional yaitu Asia, "Asia's 50 Best Restaurants 2018" (50 Restoran Terbaik Asia 2018) telah diumumkan dalam sebuah acara penghargaan yang diselenggarakan di Wynn Palace di Makau, China, pada Selasa (27/3/2018).

Tahun ini terdapat delapan restoran baru kali pertama masuk dalam daftar, dan dua restoran yang kembali masuk dalam daftar tersebut. Daftar 2018 memunculkan restoran dari Singapura hingga India. Salah satu hal yang membanggakan adalah restoran Indonesia masuk dalam daftar ini, yaitu restoran Locavore yang berlokasi di Ubud, Bali.

Seperti termuat dalam situs resmi "The World's 50 Best Restaurant", restoran ini dikelola oleh Ray Adriansyah and Eelke Plasmeijer. Mereka memasak dengan konsep modern ala Eropa tetapi menggunakan bahan-bahan lokal. Misalnya daging sapi dari Malang hingga tiram dari Sumbawa. Bahkan peralatan makan seperti piring hingga gelas juga merupakan produksi lokal.

Locavore juga dinobatkan sebagai "The Best Restaurant in Indonesia" atau restoran terbaik di Indonesia untuk kategori "Individual Country Winner". Selain itu, Locavore merupakan satu-satunya restoran dari Indonesia yang masuk dalam daftar "Asia's 50 Best Restaurants 2018", yaitu pada peringkat ke-21.  

Tahun 2017, Locavore juga masuk dalam daftar tersebut dan meraih peringkat 22. Selain itu, pada tahun lalu, Locavore juga mendapatkan penghargaan "The Best Rest Restaurant in Indonesia".

Penghargaan lainnya adalah "Highest Climber Award" karena pada tahun sebelumnya, Locavore "hanya" berada pada peringkat 49 untuk daftar "Asia's 50 Best Restaurants 2016" dan melonjak menjadi peringkat 22 pada tahun 2017.

Restoran yang menempati peringkat pertama adalah restoran Ganggan. Restoran ini kembali menjadi nomor satu dalam daftar restoran terbaik di Asia. Hal ini menjadikan Ganggan empat kali berturut-turut (2014-2018) menjadi juara satu untuk "Asia's 50 Best Restaurants".

Restoran yang berlokasi di Thailand ini dimiliki chef Gaggan Anand. Anand, kelahiran Kolkata, India, dikenal sebagai chef kreatif dan penuh imajinasi. Ia menyeimbangkan antara makanan kaki lima khas India yang penuh rasa dan jiwa dengan hidangan penuh teknik memasak. Di restoran Ganggan, Anand dibantu Ryan Ando, seorang chef asal Indonesia.

Para chef dari Asia?s 50 Best Restaurants, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna, dalam malam penghargaan di Macau, Selasa (27/3/2018).Asia’s 50 Best Restaurants, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna Para chef dari Asia?s 50 Best Restaurants, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna, dalam malam penghargaan di Macau, Selasa (27/3/2018).

Selanjutnya, pada 19 Juni 2018 akan diumumkan 50 restoran terbaik di dunia atau "The World's 50 Best Restaurant" di Bilbao, Spanyol. Tahun lalu, restoran Eleven Madison Park (New York, Amerika Serikat) berhasil mendapatkan juara satu.

Berikut daftar  "Asia's 50 Best Restaurants" tahun 2018:
1. Gaggan, Bangkok, Thailand
2. Den, Tokyo, Jepang
3. Florilège, Tokyo, Jepang
4. Sühring, Bangkok, Thailand
5. Odette, Singapura
6. Narisawa, Tokyo, Jepang
7. Amber, Hongkong, China
8. Ultraviolet by Paul Pairet, Shanghai, China
9. Nihonryori RyuGin, Tokyo, Jepang
10. Nahm, Bangkok, Thailand
11. Mingles, Seoul, Korea Selatan
12. Burnt Ends, Singapura
13. 8 1/2 Otto e Mezzo Bombana, Hongkong, China
14. Le Du, Bangkok, Thailand
15. Raw, Taipei, Taiwan
16. Ta Vie, Hong Kong, China
17. La Cime, Osaka, Jepang
18. Mume, Taipei, Taiwan
19. Indian Accent, New Delhi, India
20. L'Effervescence, Tokyo, Jepang
21. Locavore, Bali, Indonesia
22. The Chairman, Hongkong, China
23. Waku Ghin, Singapore
24. Lung King Heen, Hong Kong, China
25. Ministry of Crab, Colombo, Sri Lanka
26. Jungsik, Seoul, Korea Selatan
27. Sushi Saito, Tokyo, Japan
28. Il Ristorante Luca Fantin, Tokyo, Jepang
29. Les Amis, Singapura
30. Fu He Hui, Shanghai, China
31. Paste, Bangkok, Thailand
32. Neighborhood, Hongkong, China
33. Eat Me, Bengkok, Thailand
34. Hajime, Osaka, Jepang
35. Jade Dragon, Macao, China
36. Corner House, Singapura
37. Bo.Lan, Bangkok, Thailand
38. Quintessence, Tokyo, Jepang
39. Issaya Siamese Club, Bangkok, Thailand
40. Belon, Hongkong, China
41. Ronin, Hongkong, China
42. TocToc, Seoul, Korea Selatan
43. The Dining Room at The House On Sathorn, Bangkok, Thailand
44. Jaan, Singapura
46. Caprice, Hongkong, China
45. Nihonbashi, Colombo, Sri Lanka
45. Nihonbashi, Colombo, Sri Lanka
46. Caprice, Hongkong, China
47. Shoun RyuGin, Taipei, Taiwan
48. La Maison de la Nature Goh, Fukuoka, Japan
49. Wasabi By Morimoto, Mumbai, India
50. Whitegrass, Singapura

Daftar ini berasal dari pemungutan suara Asia's 50 Best Restaurants Academy, sebuah kelompok berpengaruh yang terdiri atas 300 tokoh industri restoran di seluruh Asia. Untuk versi 2018, ajang Asia's 50 Best Restaurants kembali bekerja dengan konsultan layanan profesional Deloitte sebagai mitra kerja independen pada bidang penjurian.

Fungsi Cermin Sebagai Alat Memperluas Rumah Sempit

Fungsi Cermin Sebagai Alat Memperluas Rumah Sempit

Cermin bisa membuat ruangan tampak lebih luas dari kondisi sebenarnya. Cermin juga bisa membantu distribusi cahaya dan membuat sudut-sudut tersembunyi di dalam ruangan lebih terang.

Oleh karena itu, pemilik rumah mungil tentu sudah paham bahwa penggunaan cermin di dalam rumah tidak hanya bermanfaat untuk "selfie".

Namun, belum banyak pemilik rumah yang menyadari, cermin bisa dipasang dengan berbagai cara. Tidak hanya dengan cara menggantungnya pada dinding.

Cara termudah memasukkan cermin ke dalam ruangan adalah dengan menyandarkannya ke dinding.

Cermin berukuran besar tidak perlu Anda gantung. Selain praktis, menyandarkannya ke dinding akan memberikan efek dramatis.

Cermin di kamar mandi tidak cuma membantu kita saat berdandan. Tempatkan cermin berukuran besar, supaya kamar mandi sempit terasa lebih lega. 

"Menggunakan sebuah pigura, cermin berukuran penuh yang diletakkan di lantai dan disandarkan ke dinding bisa menjadi aset luar biasa bagi kamar tidur, ruang tamu, dan bahkan di ujung lorong," ujar desainer Celia Berliner.
Kontributor Casa Sugar, Emily Bibb, menyarankan Anda meletakkan cermin di atas permukaan meja di sisi tempat tidur.

Gunakan saja cermin berukuran sedang, kira-kira sebesar cermin tunggal di atas wastafel, letakkan di atas meja sisi, dan sandarkan pada dinding di belakangnya.

Menurut Bibb, cermin tidak hanya memberikan tampilan penuh gaya pada kamar tidur, tapi juga merefleksikan sinar lampu.

Selain di permukaan meja sisi, kamar tidur memiliki banyak ruang menarik untuk menaruh cermin. Sebagai contoh, Anda bisa menggantung cermin di atas tempat tidur. Meja di sisi tempat tidur pun tampil menarik jika dilapisi dengan cermin.

Cermin hias, dengan ukiran elegan di sekelilingnya ternyata tidak hanya bisa dipajang di ruang bernuansa tradisional. Cermin semacam ini bisa juga bekerja dengan baik di ruang bernuansa ekletik dan moderen.www.domainhome.com Cermin hias, dengan ukiran elegan di sekelilingnya ternyata tidak hanya bisa dipajang di ruang bernuansa tradisional. Cermin semacam ini bisa juga bekerja dengan baik di ruang bernuansa ekletik dan moderen.

Sementara itu, Elle Decor juga menyarankan Anda untuk menggunakan cermin di permukaan headboard tempat tidur.

Jika Anda tetap ingin menggantung cermin, cobalah membuat penataan yang menarik. Warnai dinding dengan warna coklat tua atau abu-abu.

Kemudian, gantung cermin berbagai ukuran di permukaan dinding. "Menyelipkannya" di antara foto-foto juga bisa Anda lakukan.

4 Tanda Pemakaian Kartu Kredit Mulai Berbahaya

4 Tanda Pemakaian Kartu Kredit Mulai Berbahaya

Banyak orang mungkin setuju bila keberadaan kartu kredit bisa membantu kepraktisan transaksi.

Lebih-lebih dengan penawaran berbagai benefit atau keuntungan mulai dari diskon harga, cashback, poin hadiah dan lain-lain, kartu kredit bisa menjadi alat transaksi non tunai yang menguntungkan.

Namun, akan banyak pula orang yang setuju bila kartu kredit bisa berubah menjadi sumber malapetaka finansial yang sangat berbahaya.

Maklum, alat transaksi non tunai ini adalah jenis kredit atau pinjaman konsumtif berbunga tinggi di seluruh dunia. Di Indonesia, bunganya mencapai 2,25 persen per bulan atau 27 persen per tahun.

Ketika Anda sampai terlambat membayar tagihan kartu kredit, bunga yang harus Anda bayar bisa sangat mahal.

Maka itu, sebelum terlanjur terkena jebakan kartu kredit, sebaiknya Anda mengenali tanda-tanda pemakaian credit card Anda mulai berbahaya.

Berikut ini tanda pemakaian kartu kredit Anda mulai berbahaya menurut HaloMoney.co.id:

1.Tagihan kartu kredit Anda lebih besar daripada porsi tabungan

Beban utang yang wajar ditanggung seseorang, menurut prinsip personal finance yang sehat, maksimal sebesar 30 persen-35 persen dari total pendapatan rutin.

Jadi, bila Anda memiliki penghasilan Rp 10 juta per bulan, maksimal beban cicilan utang per bulan yang sehat adalah Rp 3 juta saja. Itu termasuk utang kartu kredit, cicilan KPR, cicilan lain-lain.

Nah, perhatikan sekarang, berapa nilai tagihan kartu kredit Anda, apakah lebih besar daripada porsi penghasilan yang Anda tabung? Idealnya, besar tabungan minimal 10 persen-20 persen dari nilai penghasilan rutin.

Jangan sampai terjadi Anda tagihan Anda Rp 2 juta tapi porsi tabungan Anda hanya Rp 500.000. Bila terjadi seperti ini, lebih baik Anda menghentikan lebih dulu pemakaian kartu kredit Anda.

2.Anda memakai kartu kredit secara impulsif

Pemakaian kartu kredit mulai berbahaya bila Anda lebih sering memakainya untuk tindakan konsumsi yang impulsif. Idealnya, pemakaian kartu kredit perlu perencanaan yang baik dengan komitmen untuk selalu membayar 100 persen tagihan tepat waktu.

Tapi, bila Anda mulai memakainya untuk hal-hal impulsif seperti online shopping di tengah kepenatan pekerjaan, Anda perlu waspada. Jangan sampai hal itu menjadi kebiasaan di masa mendatang yang mengakibatkan Anda mulai kehilangan kendali dalam memakai kartu kredit.

3.Anda sering membayar minimum payment

Kartu kredit memang memiliki fitur pembayaran minimum payment. Misalnya, tagihan Rp 3 juta, Anda diperbolehkan membayar minimal sebanyak Rp 300.000 saja.

Dengan konsekuensi, sisa tagihan bulan berikutnya sebesar Rp 2,7 juta (dengan asumsi tidak ada transaksi lagi) akan terkena bunga 2,25 persen atau sebesar Rp 67.500.

Membayar tagihan kartu kredit dalam jumlah minimal sekilas mungkin meringankan beban arus kas Anda.

Tapi, kebiasaan ini berbahaya bagi kesehatan keuangan, cepat atau lambat. Utang kartu kredit bunganya terus menggulung hingga tagihan yang tadinya seolah sedikit, lambat laun bisa membengkak tak karuan.

4.Anda mulai akrab dengan transaksi tarik tunai kartu kredit

Kartu kredit memiliki fitur tarik tunai atau cash advance. Ini memungkinkan pemegang kartu menarik uang sewaktu-waktu melalui mesin ATM sebagaimana kartu debit/ATM biasa.

Bedanya, bila kartu debit sumbernya adalah uang Anda sendiri di bank, tarik tunai kartu kredit bersumber dari dana pinjaman bank yang berbunga mahal.

Transaksi tarik tunai kartu kredit juga terkena biaya sendiri selain bunga. Inilah mengapa sebaiknya transaksi tarik tunai kartu kredit sebaiknya dihindari kecuali terpaksa.

Nah, bila akhir-akhir ini Anda mulai lebih sering memakai fitur tarik tunai tersebut, waspadalah. Besar kemungkinan Anda sudah menjadikan kartu kredit sebagai sumber penghasilan.

Padahal, itu bukanlah pendapatan Anda melainkan uang pinjaman bank. Bila sudah demikian, jangan kaget bila sebentar lagi kartu kredit menjadi sumber malapetaka finansial.
Mari menggunakan kartu kredit dengan benar demi kesehatan keuangan Anda. 

 
Powered by Blogger